Posisi Tidur Yang Baik Untuk Ibu Hamil Yang Harus Diketahui Pasangan Suami Istri

Posisi tidur ibu hamil – menjaga kesehatan ibu hamil tidak boleh disepelekan. Karena efeknya akan dirasakan oleh janin dan ibunya. Seiring membesarnya janin akan membuat posisi tidur ibu menjadi serba salah. Terlebih, ibu hamil akan mengalami kesulitan dalam mengubah posisi tidur.

Posisi tidur ibu hamil yang salah akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti pembengkakan kaki, mendengkur, nyeri otot, penurunan tekanan darah, atau justru meningkatnya tekanan darah.

Artikel ini akan membahas posisi tidur yang baik untuk ibu hamil dan beberapa informasi lainnya seputar posisi ibu hamil yang direkomendasikan oleh para bidan dan dokter ahli.


Posisi Tidur Yang Baik Untuk Ibu Hamil


Posisi tidur ibu hamil
meetdoctor.com

Mengatur posisi tidur untuk ibu hamil sangatlah di tekankan oleh pada dokter. Posisi tidur yang baik untuk ibu hamil yang bisa di gunakan bisa mempengaruhi posisi janin. Karenanya mempelajari posisi tidur yang baik untuk ibu hamil harus di kuasai supaya ibu hamil tetap sehat dan janin pun terjaga dengan baik.

1. Disarankan Untuk Hindari Telentang

Sesudah memasuki usia kehamilan berusia 4-6 bulan, terutama pada bulan ke-5,. Ibu hamil sangat dianjurkan tidak tidur menggunakan posisi telentang. Karena tekanan pada pembuluh darah utama dan vena cava inferior akan meningkat jika ibu hamil tidur dengan posisi telentang. Hal ini akan menyebabkan terhambatnya peredaran darah ke seluruh tubuh, termasuk pada janin.

Selain itu Vena cava inferior yang tertekan akan memicu pembengkakan di bagian tubuh atau edema. Vena cava inferior merupakan pembuluh balik besar bagian bawah yang terletak di belakang perut bagian bawah. Vena cava inferior memiliki tugas membawa darah kotor dari bagian tubuh bawah ke jantung.

2. Gunakan Posisi Menyamping Ke Kiri

Sebagian ahli menganjurkan Posisi tidur ibu hamil untuk menggunakan posisi menyamping ke kanan. Tujuannya supaya sirkulasi darah tetap lancar. Baik yang menuju jantung ataupun yang menuju ke rahim, janin, dan ginjal.

Selain itu, posisi menyamping menghadap ke kiri akan membuat bagian dada menjadi lebih nyaman dan tidak menekan perut yang terletak pada bagian kanan. Posisi tidur menghadap ke kiri juga akan mengurangi pembengkakan pada bagian pergelangan kaki dan tangan.

Hal tersebut membantu ginjal bekerja lebih leluasa untuk membersihkan sisa zat dan cairan dalam tubuh. Jika ginjal berlebihan menampung cairan dan zat sisa, ibu hamil sangat memungkinkan mengalami edema.

3. Gunakan Bantal Khusus Ibu Hamil

Supaya Posisi tidur ibu hamil terasa lebih nyaman bisa menggunakan bantal untuk membantu ibu hamil. Ada beberapa keluhan ibu hamil yang bisa diatasi dengan menggunakan bantal, Berikut beberapa penyelesaian dan Fungsi bantal untuk ibu hamil :

Jika ibu hamil merasa bernapas pendek atau sesak napas, gunakanlah bantal dan letakkan di bawah sisi samping tubuh supaya posisi dada terangkat.

Jika ibu hamil merasakan sakit di bagian ulu hati, ambillah beberapa bantal dan letakkan di kepala supaya posisi badan bagian atas lebih tinggi. Ibu hamil juga bisa menggunakan posisi tidur dalam keadaan setengah duduk hal ini berfungsi membantu asam lambung agar tidak naik.

Sementara itu, untuk menyangga tubuh tetap dalam posisi menyamping ke kiri, Anda dapat mengganjal dengan bantal di bagian perut dan punggung. Bantal khusus ibu hamil juga bisa digunakan untuk membuat tidur menjadi lebih nyaman.


Posisi Tidur yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil


posisi tidur yang baik untuk ibu hamil
spreishop.com

Untuk menjaga kesehatan janin dan ibu hamil ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah posisi tidur yang berbahaya untuk ibu hamil yang mana akan mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin.

1. Tidur Terlentang Pada Trimester Kedua

Posisi tidur ibu hamil dengan telentang disaat trimester kedua cukup berbahaya untuk kesehatan janin dan ibu hamil. Hal ini akan menyebabkan bagian vena tertekan. Jika posisi ini dilakukan secara berkala dalam jangka waktu lama akan membuat aliran darah ke plasenta janin menjadi lebih kecil.

Selain itu Kondisi akan membuat tubuh ibu membatasi asupan gizi dan oksigen pada janin sehingga kemungkinan kematian pada janin sangatlah besar. Posisi telentang pada trimester dua juga bisa menyebabkan pusing dan mual untuk ibu hamil.

2. Posisi Tidur Miring Ke Kanan

Posisi tidur miring ke kanan tidak disarankan untuk ibu hamil, karena bisa menyebabkan tekanan yang cukup kuat pada organ hati. Kondisi bisa menyebabkan asupan gizi untuk janin menjadi lebih terbatas. Tidak hanya nutrisi pengaruh lain bisa saja terjadi seperti pengurangan oksigen yang mengalir melalui plasenta menjadi terbatas.

3. Posisi tidur Tengkurap

Posisi tidur ibu hamil yang satu ini pdaa masa kehamilan di awal trimester pertama masih diperbolehkan. Namun setelah ibu hamil merasakan ada-nya tekanan yang lebih besar maka posisi akan sangat berbahaya. Tidur menggunakan posisi tengkurap bisa menyebabkan janin tergencet yang mana akan sangat mengancam jiwa janin.

Selain itu tidur menggunakan posisi tengkurap akan menyebabkan beberapa komplikasi seperti :

  • Pencernaan bisa buruk dan pernafasan menjadi tertekan yang bisa menyebabkan ibu hamil menjadi kekurangan oksigen.
  • Pengaruh oksigen bisa kapan saja mengalir ke jantung lewat pembuluh vena.
  • Pemasukan nutrisi dan oksigen untuk janin akan terganggu sehingga kemungkinan keguguran dan kematian janin menjadi sangat besar.

4. Mengangkat Kaki ke Atas

Beberapa ibu hamil mencoba melawan gangguan kehamilan seperti rasa badan yang lelah dan sering buang air kecil yang terlalu sering. Biasanya mereka menggunakan bantal yang ditempatkan di kaki supaya posisinya menjadi lebih tinggi.

Pada dasarnya posisi ini harus dihindari. Tidur dengan posisi kaki yang lebih tinggi akan menyebabkan ruang janin menjadi lebih kecil. Selain itu kondisi ini akan menyebabkan janin kekurangan oksigen.


Tips Tidur Pulas Untuk Ibu Hamil


posisi tidur yang baik uantuk ibu hamil
ibudanmama.com

Sebenarnya sangat wajar jika ibu hamil sulit tidur dengan nyenyak, hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Gangguan pada ibu hamil ketika tidur seperti suka terbangun ketika malam hari yang diakibatkan : seringnya buang air kecil, meningkatnya detak jantung, sesak napas, rasa sakit di ulu hati, konstipasi, sakit punggung dan kaki keram.

Tak hanya itu, Kebanyakan pikiran juga bisa menjadi faktor ibu hamil menjadi sulit tidur. Untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil ada beberapa langkah yang mungkin bisa menambah kenyenyakan tidur ibu hamil diantaranya :

  • Hindari melakukan pekerjaan berat ketika waktu tidur sudah dekat.
  • Lakukan relaksasi sebelum tidur, seperti air madu hangat.
  • Hindari meminum kopi, teh, dan minuman bersoda karena ketiganya mengandung kafein.
  • Tidurlah di awal waktu
  • Supaya tidur dengan posisi miring ibu hamil lebih nyaman, maka gunakan 2 buah bantal dan letakkan diantara dengkul. Lalu bantal yang satu lagi diletakan di punggung.
  • Lakukan senam hamil secara rutin. Hal ini bertujuan menjaga tubuh supaya tetap bugar.
  • Sering-seringlah melakukan pertemuan dengan sesama ibu hamil supaya ibu hamil meiliki kesempatan berbagi cerita untuk mengurangi kecemasan.
  • Jika ibu hamil mengalami kram pada bagian kaki sampai terbangun dari tidur, cobalah sandarkan kakinya ke dinding lalu tekan dengan keras untuk mengurangi rasa sakitnya.
  • Dukung untuk ibu hamil supaya bisa mendapatkan posisi tidur yang baik untuk ibu hamil. Suami harus senantiasa menemani ibu hamil sampai mereka benar-benar bisa tertidur dengan nyaman.
  • Posisi tidur ibu hamil yang baik adalah ketika mereka bisa berbagi kebahagiaan sebelum tidur dengan cara bercerita tentang hal yang menyenangkan kepada pasangan. Hal ini bisa menjadi cara untuk mengatasi gangguan emosi.
  • Berkomunikasilah dengan janin sebelum menjelang tidur. Langkah cukup efektif untuk mengatasi keluhan-keluhan selama hamil. Selain itu berkomunikasi dengan bayi bisa menyadarkan ibu hamil bahwa semua gangguan kehamilan akan menjadi akhir yang indah dengan hadirnya sang buah hati.

Demikianlah pembahasan kita mengenai posisi tidur ibu hamil yang harus diperhatikan setiap pasangan suami istri. Mudah-mudahan bermanfaat untuk para ibu yang sedang mengandung dan para suami yang sedang menanti kehadiran buah hati. Sekian dan terimakasih

Tinggalkan komentar